BEKALI PEMUDA DENGAN AKHLAKUL KARIMAH

 

الحمد لله الذى خلق الانسان من علق و خلق كل شيء ازواج. اشهد ان لا اله الا الله و اشهد ان محمدا عبده ورسوله, افضل الخلق و المخلوقات. امابعد.

فَيَااَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ حَيْثُ مَاكُنْتَ وَاتْبِعُوا السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقُوا النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْعَضِيْمِ: اَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. لايخسَ الذين لوتركوا مِنْ خلفِهم ضر يتا  ضعفا خافوا عليْهم.

 

Jamaah yang berbahagia

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Swt atas segala nikmat dan karunia yang tak terhingga kepada kita sekalian, semoga kita selalu istiqamah dalam menjalankan kebaikan dan kebenaran hingga hayat menjemput kita.

Shalawat serta salam kita sanjungkan kepada nabiyullah Muhammad Saw atas segala jerih payah pengorbanan dan perjuangannya dalam rangka menebarkan rahmat  semesta alam ini. Amien ya rabbal ‘alamiin.

Marilah kita tingkatkan iman dan taqwa dengan cara memperbagus akhlak budi pekerti di tengah masyarakat, memperbagus ibadah kepada Allah Swt dengan cara tekun istiqamah ibadah maghdhah dan ghairu maghdhah dengan tertib dan teratur, menjauhi segala larangan dan menjalankan perintahNya.

Bekal takwa merupakan bekal mutlak yang mesti dipersiapkan dan harus dimiliki oleh setiap kaum muslimin, mengapa demikian? Karena takwa merupakan standart kemuliaan seseorang di sisi Allah, takwa merupakan sumber segala kebaikan dalam masyarakat. Takwa merupakan satu-satunya pencegah kerusakan dan kejahatan serta perbuatan dosa secara pribadi maupun umum. Takwa adalah pilar utama dalam pembinaan jiwa dan akhlaq seseorang dalam menghadapi fenomena kehidupan. Takwa akan melahirkan; rakus terhadap ilmu, keyakinan tegar, tawakal, kesabaran dan keuletan, zuhud di dunia dan mengutamakan akherat (akherat oriented).

Jamaah yang berbahagia

Pemuda adalah harapan manusia masa depan rajulul ghad. Di pundaknyalah harapan masa depan umat. Sebab baik-buruknya pemuda akan mempengaruhi masa depan suatu bangsa. Dia harus menyiapkan diri dengan berbagai kemampuan, intelektual, keterampilan atau skill yang menunjang sebagai bekal masa depannya. Dengan ketekunan pemuda akan menyongsong masa depan dengan semangat pantang menyerah.

Dalam diri pemuda ada semangat yang menggelora untuk mewujudkan cita-cita dan keinginan menjadi yang terbaik dalam kebaikan, kebenaran dan keselamatan. Bekal masa depan yang paling utama adalah ilmu pengetahuan yang akan menopang bagaimana pemuda hidup di masa depannya. Dengan pengetahuan pemuda akan bisa mandiri dengan keterampilan, kecakapan dan keahliannya. Mampu menyelesaikan masalah dan problema kehidupan secara baik dengan berpangkal pada moralitas-akhlakul karimah  dan spiritualitas.

Mempersiapkan diri dengan menuntut ilmu dengan mengembangkan keterampilan sebagai bekal menghadapi kehidupan. Pemuda harus mempunyai sifat untuk selalu ingin maju-rasa ingin tahu yang tinggi cuiriuscity dengan cara mencari pengetahuan yang sebanyak-banyaknya melalui berbagai media, membaca, diskusi, pengajian, seminar, kajian, pendalaman sendiri maupun dengan kelompok diskusi.

Perkembangan generasi muda dalam era modern sekarang ini pada tahapan yang perlu diwasapadai, perlu peningkatan pembinaan, semua pihak yang terkait, mengingat di tangan merekalah masa depan bangsa dibebankan. Sebagian besar kasus kriminalitas melibatkan generasi muda. Dari kasus pembunuhan, narkoba, pemerkosaan, tawuran antarpelajar, perampokan dan kasus-kasus lain, tak sedikit pula ditemukan mereka terlibat dalam mengkonsumsi narkotika, minum-minuman keras dan lain-lain.

Berdasarkan data Badan Narkotika Provinsi Jawa Tengah (BNP) selama empat tahun terakhir di Jateng terdapat 3.143 kasus narkoba dan sebanyak 4.121 orang ditetapkan sebagai tersangka. Jumlah tersangka kasus tindak pidana narkoba meningkat rata-rata naik 154 orang tiap tahun (Suara Merdeka, 26/6/2010).

Peredaran narkotika di masyarakat sangat mengkhawatirkan masa depan generasi muda bangsa, tunas-tunas yang akan tumbuh justru layu sebelum berkembang karena akibat konsumsi narkoba. Apalagi sebanyak 70 % korban narkoba adalah remaja berusia antara 16-21 tahun, yang notabenenya adalah generasi muda penerus perjuangan bangsa.

Laporan United Nations Programme on HIV/AIDS (Unicef ), dan World Health Organization (WHO) tahun 2002 menyebutkan bahwa masa remaja kerapkali digunakan untuk bereksperimen dengan narkotika dan alkohol.

Selain itu banyak pula ditemukan para pemuda menyianyiakan waktunya dengan leha-leha, santai-santai, bahkan foya-foya yang cenderung negatif, fenomena ini menjadi kepribahatinan bagi kita semua.

Islam sendiri dengan tegas menyatakan, bahwa masa muda merupakan masa yang harus diisi dngan sebaik-baiknya. Masa muda harus diisi dengan mempersiapkan kecakapan-kecakapan hidup. Rasulullah Muhammad Saw. Bersabda:

Perhatikan 5 hal sebelum datangnnya 5 perkara: masa muda sebeleum masa tua, masa sehat sebelum masa sakit, masa kaya sebelum masa miskin, masa senggang sebelum masa sibuk, masa senang sebelum masa susah.

Kita belajar Kisah Ash Habul Kahfi memberikan pembelajaran yang baik tentang mempertahankan ketauhidan yang dipupuk dengan baik, pengetahuan dan skillnya selalu diasah. Kepribadian dan kecerdasan sosial dan spiritual harus dipupuk terus.

Surat ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dinamai Al-Kahfi artinya Gua dan Ashhabul Kahfi yang artinya Penghuni-Penghuni Gua. Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surat ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya. Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung i’tibar dan pelajaran-pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia. Banyak hadist-hadist Rasulullah s.a.w. yang menyatakan keutamaan membaca surat ini.

Kisah Luqman ketika mendidik anaknya dapat menjadi materi pembelajaran, dimana dengan nilai-nilai tauhid ditanamkan kepada anak sejak dini, agar tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun. Berbakti kepada kedua orangtuanya. Sebagaimana terukir dalam friman Allah Swt  dalam surat Luqman [31] ayat 12-13 sebagai berikut

 

Dan Sesungguhnya Telah kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”.

 

Luqman [31] ayat 13.  Dan (Ingatlah) ketika Luqman Berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.

Nasehat Luqman Hakim kepada anaknya: Wahai anakku! Berusahalah untuk menghilangkan kemiskinan dengan usaha yang halal, sesungguhnya orang yang berusaha dengan jalan yang halal itu tidaklah akan mendapat kemiskinan, kecuali apabila dia telah dihinggapi tiga macam penyakit; tipis kepercayaan agamanya, lemah akalnya dan hilang kesopanannya.

Jamaah yang berbahagia

Generasi muda Indonesia harus identik dengan rajin, konsistensi dan kesungguhan. Saat ini, Menurut Indeks pembangunan manusia Indonesia menempati peringkat ke 110 di antara negara. Indeks Malaysia berada di urutan ke-61, Thailand ke-73, Filipinan ke-84, dan Tiongkok ke-85” (Kompas, 6 Juli 2006).

Pendidikan adalah investasi terbesar bagi terbangunnya peradaban pada masa depan sumberdaya manusia akan banyak ditentukan oleh kualitas pendidikan, sehingga perhatian umat Islam terhadap pendidikan adalah suatu keniscayaan atau keharusan yang wajib dilakukan.

Rasulullah Saw bersabda:

من ارَذ الدُّنْيَا فعليْه بالعلْم, وَمن ارَذ اْلآخِرَةَ فعليْه بالعلْم, وَمن ارَذ همافعليْهما بالعلْم  

Barang siapa yang menghendaki dunia, maka dengan ilmu, dan barangsiapa yang menghendaki akherat, maka dengan ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya, maka dengan ilmu. 

Di jaman modern ini pendidikan dan pengetahuan menjadi penggerak peradaban manusia. Maju mundurnya peradaban umat manusia tergantung bagaimana manusia memanfaatkan pendidikan buat pengembangan peradaban dan dirinya.

Dari khutbah dia atas dapat ditarik kesimpulan; marilah kita selalu tingkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt, kebanyakan kejahatan melibatkan generasi muda, oleh karena itu mari kita bentengi generasi muda dengan membekali mereka berbagai ilmu pengetahuan dan landasan keagamaan yang baik, agar bisa bermanfaat di masa yang akan datang, dan sebulan yang akan datang kita akan memasuki bulan Ramadhan, oleh karena itu marilah kita siapkan diri untuk memasuki bulan suci Ramadhan dengan cara membersihkan diri dan segala hutang puasa yang belum terbayar bagi yang punya udzur agar disahur pada bulan Rajab ini, sehingga memasuki Ramadhan dengan hati dan jiwa yang bersih bisa meraih rahmah, maghfirah dan itqun minanannar.

Marilah kita meneladani ajaran Rasulullah Muhamammad Saw dan kita menjadi umatnya yang istiqamah dalam kebaikan dan takwa. Semoga anak-anak kita dan generasi yang akan datang mewarisi kebaikan akhlakul karimah dan sebagai pelanjut misi kenabian yang rahmatan lil ’alaimiin.

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بسم الله الرحمن الرحيم.

وَ اْلعَصْرِ. اِنَّ اْلإِنْسَانَ لَفِى خُسْرٍ. اِلاَّ الَّذِيْنَ أَمَنُوْا وَعَمِلُوْا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْبِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْابِالصَّبْرِ. بَارَكَ اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِى وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلاَيَاتِ وَ الذِكْرِ اْلحِكِيمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّى وَمِنْ كُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

      

Khutbah Kedua

 

اَلْحَمْدُ ِللهِ اَّلذِّى اَمَرَنَا بِمُرَاعَاتِ اْلاَمْوَالِ وَ اْلعِقَارِ اْلمَمْلُوْكَاتِ وَ اْلاَوْلاَدِ اْلبَنِيْنَ وَاْلبَنَاتِ وَاَنْ نُرَبِيَهُمْ بِاْلاَخْلاَقِ وَاْلحَسَنَاتِ. وَنُبْعِدَهُمْ عَنِ اْلمَعَاصِى وَاْلمُنْكَرَاتِ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهِ وَاحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ, اَفْضَلِ الْخَلْقِ وَ الْمَخْلُوْقَاتِ. اَمَّابَعْدُ.

فَيَااَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ حَيْثُ مَاكُنْتَ وَاتْبِعُوا السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقُوا النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ.

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّا بِمَلاَئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْعَضِيْمِ: اِنَّ اللهَ وَ مَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِي يَا اَيُّهَا الْذِيْنَ اَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَ سَلِّمُوا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمُ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَاجْعَلْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

حَمْدًا نَاعِمِيْنَ حَمْدًا يُّوَافِ نِعَامَهُ وَيُكَافِ مَزِيْدَ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَايَنْبَغِ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَضِيْمُ السُّلْطَانِ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ َاْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبُ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ يَاقَضِيَ الْحَاجَاتِ. اَللَّهُمَّ أَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَهْلِكَ الْكَفَارَ وَالْمُشْرِكِيْنَ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذَا جَمْعًا مَغْفُوْرًا وَتَفَرُقَنَا بَعْدَ هَذَا تَفَرُقًا مَرْحُومًا. اَللَّهُمَّ اجْعَلْ يَوْمِنَا هَذَا أَوَّلُهُ صَلاَحًا وَأَوْسَطُهُ فَلاَحًا وَاَخِرُهُ نَجَاحًا بَاهِرًا بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَتَخَسُّوعَنَا وَجَمِيْعِ عِبَاذَتَنَا وَتَمِّمُ تَكْثِيْرَنَا يَاالله. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةَ حَسَنَةً وَقِنَا عَدَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهِ اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَائِيْتَائِىذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَااذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمِ يَذْكُرُكُمْ وَاشْكُرُوهْ عَلَى نِعَمَهُ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهُ أَكْبَرُ.

 

 

     Disampaikan pada Khutbah Jum’ah di Masjid Agung At Taqwa Kabupaten Wonogiri, 9 Juli 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s